Searching...
Saturday, April 12, 2014

SRUMPING OSENG LOMBOK IJO



Tak disangka, status Facebook saya direspon oleh kawan yang pengusaha rumah makan di Bali. Minggu kemarin beliau membuatkan menu spesial srumping ala pesisir utara jaman dulu walau finishingnya digarnis sedemikian rupa seperti sajian direstoran atau hotel.... :D ingatan langsung melayang pada masa kecil.


Srumping (brondong) - srimping (jawa tengah) - scallop (boso bule).
Dahulu sangatlah mudah mendapatkannya. Sekitar tahun 1980 pasar sore yang buka mulai jam 2 siang di terminal Brondong seberang selatan komplek Pelabuhan Nusantara Brondong ada penjual ikan segar untuk konsumsi makan. Ikan yang dijual di sini umumnya hasil nelayang harian yang rutin pulang pagi dan sore hari. Dari ikan tengiri, kakap yang bisa diecer per-potong sampai rajungan dan srumping.

Kebetulan pada saat saya masih kecil (sebelum sekolah sampai SD kelas 2) punya mbah yang tingga di Sorsawo Blimbing nota-bene kampung kumpulan nelayan payang harian. Satu keluarga  kumpul dalam satu perahu yang dikelola saudara iparnya yaitu alm. yaik Darmaji. Sehingga setiap sore kalau beliau-beliau tersebut mendapat tangkapan srumping, rajungan atau udang kipas selalu dikirim ke Brondong untuk cucunya yang tercinta :D.

Kalau dahulu srumping perlu direbus dahulu (atau kadang di-pindang asem) dan kalau makan ikannya kita perlu mencungkilnya terlebih dahulu. Dan bila ada sisa bisa dimasak kembali esok hari dengan olahan oseng lombok ijo untuk lauk makan pagi (over cooking). Dan kulit srumping selalu disimpan dan kalau mencapai jumlah lebih dari 30 biji kan jadi hiasan gantung yang bila ter-terpa angin akan menimbulkan tabrakan antar kulit srumping menciptakan harmoni suara gemerincing. Biasanya di pasang di depan atau samping rumah dan kadang di andang-andang perahu nelayan.

OK. Langsung saja ke cara pembuatan Scalop oseng cabe ijo ala Leo Selera KKN.


Bahan :
- 4 ons scallop lepas dari cangkang, cuci bersih dan buang kotoran yang berwarna hitam dan tiriskan.
- 2 cabe hijau besar, iris serong tipis
- 5 cabe rawit merah, iris serong tipis
- 4 siung bawang putih, iris tipis
- 5 siung bawang merah, iris tipis
- 1 tomat belah dua, masing-masing iris tipis (sebagian untuk masak dan sisanya buat garnis)
- 1/2 sdt garam
- 1/2 sdt gula pasir
- Lada putih secukupnya
- jeruk nipis iris tipis (garnis)

Catatan :
Masyarakat pesisir biasanya mengiris satu scallop dalam empat atau beberapa bagian dengan cara memasak yang over cooking, maka saya juga merajangnya dan menyiapkan lima scallop utuh dalam medium cooking untuk garnis.



Cara Memasak :
- Panaskan margarin diatas wajan dengan api sedang
- Tumis scallop rajang sehingga baunya harum dan warna berubah kekuningan di semua sisi, aduk terus
- Masukkan semua bumbu yang telah dirajang tadi (kecuali tomat), aduk terus agar matang merata
- Tambahkan 1/2 sdt garam dan gula pasir
- Masukkan irisan setengah butir tomat, aduk rata
- Tambahkan lada putih secukupnya


Bila bau telah harum bisa dicicipi dan sesuaikan dengan selera.

Platting & Garnis :
- Persiapkan lima scallop utuh, taburi garam, lada dan air jeruk nipis secukupnya
- Tumis medium cooking sisi atas dan bawah saja
- Tata dan atur dalam piring, jangan lupa irisan jeruk nipis tipis untuk memperindah warna.

Terimakasih mas Leo... atau untuk lebih jelasnya anda bisa berkunjung ke blog beliau klik di sini.

0 comments:

Post a Comment

 
Back to top!